Rabu, 10 September 2014

Jangan Takut Banyak Makan Kalau Ingin Menurunkan Berat Badan


Kebanyakan orang melakukan diet dengan manahan lapar sekuat-kuatnya, dan menganggap semua makanan sebagai penyebab kegemukan mereka.

Inilah yang kemudian membuat seseorang gagal menjalankan diet karena merasa tersiksa dengan diet yang dijalani. Padahal diet yang benar bukan seperti itu. Tidak ada larangan untuk makan dalam diet yang sehat. Bahkan untuk makanan tertentu Anda bisa mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak.

Ingin tahu bagaimana caranya menyantap banyak makanan tapi tidak membuat Anda gemuk? Berikut caranya seperti dilansir Health.

Perbanyak Buah dan Sayur
Setiap kali makan jangan lupa menambahkan buah dan sayur ke dalam hidangan Anda. Selain membuat perut kenyang lebih cepat, buah dan sayur dapat menyuplai tubuh Anda dengan berbagai vitamin dan mineral penting yang bisa menunjang penurunan berat badan. Anda juga bisa buah dan sayur sebagai camilan tanpa takut gemuk.

Salad atau Sup Sebelum Hidangan Utama
Sebelum menyantap hidangan utama yang biasanya tinggi kalori, tidak ada salahnya Anda menyantap salad atau sup yang sudah disediakan. Salad dan sup merupakan kombinasi dari sayuran dan buah-buahan yang tentunya sehat untuk dikonsumsi dan mengenyangkan. Jadi, Anda tidak perlu menyantap hidangan utama secara berlebihan.

Pilih Protein dan Lemak
Protein dan lemak adalah dua nutrisi penting yang bisa membuat perut Anda kenyang lebih cepat ketimbang mengonsumsi karbohidrat biasa. Selebihnya, protein merupakan bahan baku pembentuk otot, sebagai modal awal untuk mendapatkan tubuh ideal.

Sumber protein bisa Anda dapatkan dari putih telur, dada ayam, daging. Sedangkan lemak sehat bisa Anda dapatkan dari kacang-kacangan, ikan, minyak zaitun, alpukat dan masih banyak lagi.

So, tidak perlu takut makan kalau ingin menurunkan berat badan

Selasa, 09 September 2014

Hati-Hati, Jangan Asal Makan Serat


Menyantap produk tepung atau karbohidrat mungkin memuaskan lidah Anda. Namun Anda akan cepat lapar. Sementara serat memerlukan waktu lama daripada karbohidrat untuk dicerna perut. Sehingga serat akan membuat Anda merasa lebih kenyang cukup lama, sehingga tak banyak makan.
Selain itu, makanan kaya serat seperti buah dan sayur, biasanya rendah kalori daripada makanan karbohidrat dan memberikan nutrisi lebih banyak termasuk antioksidan. Lebih sedikit kalori dengan lebih banyak nutrisi berarti Anda menurunkan berat badan secara sehat.

Namun, jangan asal makan serat. Jika Anda ingin mendapatkan manfaat optimal dari serat, maka perlu diperhatikan jenis serat yang Anda asup. Menurut pakar gizi klinik dokter Samuel Oetoro, serat terdiri dari jenis macam, yaitu serat larut air dan serat tidak larut air.

Berikut adalah penjelasan Samuel tentang kedua jenis serat :

1. Serat larut air (soluble fiber)

Menurut Samuel ketika mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat larut air, di lambung akan terjadi pembentukan gel karena adanya reaksi serat ini dengan air. "Gel akan membuat lambung penuh dan mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh sudah kenyang," ungkap salah satu penulis buku Smart Eating ini.

Maka, kata Samuel, serat larut air sangat baik saat Anda sedang ada dalam program pelangsingan tubuh karena dapat membuat Anda tidak mudah lapar.

"Serat larut air didapatkan dari batang tanaman hijau," kata Samuel. Selain itu serat larut banyak ditemukan di kacang almon, oat, brokoli, wortel, dan buah-buahan seperti berry, pisang, apel, dan pir.

2. Serat tidak larut (insoluble fiber)

Serat jenis ini dapat berfungsi membersihkan saluran cerna sehingga membantu melancarkan buang air besar.

"Serat tidak larut air akan terbawa melewati saluran cerna hingga ke usus besar," tutur Samuel.

Serat tidak larut air didapatkan dari beberapa jenis makanan seperti gandum utuh, biji-bijian, daun-daunan hijau, buah seperti avokad, kiwi, dan tomat.

Nah, sudahkah Anda makan serat hari ini?